5 Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Floor Hardener

Lantai beton menjadi salah satu lantai pilihan terbaik karena memiliki ketahanan dan kekuatan yang besar, namun tahukah kamu banyak orang melapisi lantai beton dengan floor hardener atau pengeras lantai agar lantai memiliki kekuatan dua kali lipat lebih besar dibanding yang hanya sebatas beton saja. Apalagi untuk lantai yang memiliki gesekan besar seperti bengkel lokomotif, tempat parkir, jalan raya, landasan pacu, industri rekayasa dan gudang. Maka keberadaan hardener sangat penting untuk memperpanjang umur beton.

5 Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Floor Hardener

Fungsi lainnya yang membuat kita dapat kagum ialah mampu memengaruhi tingkat penyerapan oli dan minyak. Selain itu juga permukaan lebih mengkilap namun anti slip, tahan abrasi, anti terhadap debu, biaya lebih ekonomis terjangkau, dan mudah dalam perawatan. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah kamu temukan di toko-toko konstruksi terdekat.

Inilah 5 Faktor yang Memengaruhi Kualitas Floor Hardener

Begitu penting keberadaan floor hardener dalam dunia konstruksi, tidak mengherankan jika banyak orang yang mulai menggunakan metode ini. Namun banyak dari mereka yang mengalami kegagalan, kinerja lantai mengecewakan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk kamu yang mengalami masalah tersebut, sangat disarankan untuk mengetahui beberapa faktor berikut ini :

1. Kualitas bahan yang dipilih

Kualitas Floor Hardener

Faktor yang bisa memengaruhi kinerja hardener yang pertama adalah material yang tidak tepat atau kurang berkualitas. Kamu harus tahu, dilihat dari material campurannya lantai hardener terbagi menjadi dua yaitu pengeras lantai natural atau non metalic dan hardener metalic. Di Indonesia banyak orang yang lebih memilih hardener natural dan bahan-bahan yang digunakan antara lain semen, pasir silika dan emery. Selain itu pastikan takaran bahan-bahannya sesuai, untuk ketebalan hardener 1 mm berat serbuk yang digunakan 3 kg permeter, untuk ketebalan 2 mm serbuk yang digunakan 5 kg permeter, dan untuk ketebalan 3 mm sebaiknya gunakan serbuk 7 kg permeter.

2. Alat yang digunakan

Keberadaan alat juga menjadi faktor utama yang akan memengaruhi lantai hardener, adapun alat-alat yang harus ada antara lain mesin trowel, batang penggetar, vacuum system, batang besi yang lurus, trowel kayu atau trowel finish mesin. Masing-masing alat harus bekerja dengan baik, agar hasilnya tidak mengecewakan.

3. Langkah-langkah pengerjaan

Langkah pengerjaan yang salah juga menjadi salah satu faktor utana yang mampu memengaruhi kualitas hardener, oleh sebab itu pastikan langkah-langkah yang dilakukan sudah tepat. Mulai dari mempersiapkan lantai, melakukan pengecoran yang baik, pemasangan  pengeras lantai dengan benar dan merata. Jangan lupa ratakan dengan menggunakan mesin trowel, dan tunggu hingga kering dengan sempurna.

4. Terjadinya penyusutan beton

Hal ini juga harus kamu waspadai, jangan sampai terjadi penyusutan beton yang akan memengaruhi kualitas lantai yang sudah diberi hardener. Terjadinya penyusutan biasanya disebabkan tidak menggunakan plastik cor, tidak ada proses curing, dan bisa juga disebabkan kondisi lingkungan.

5. Tebal pelat tidak cukup

Penting sekali untuk memperhatikan ketebalan pelat, hal ini bisa mengakibatkan kinerja pada lantai hardener tidak maksimal. Apalagi jika pengecoran dilakukan dalam jumlah besar maka hasilnya sama sekali tidak memuaskan. Oleh sebab itu sebelum prosesnya dimulai lakukan perencanaan secara maksimal.

Pahami 5 faktor di atas untuk mendapatkan floor hardener dengan kualitas yang bagus. Dengan begitu kamu lebih bisa berhemat tidak membuang dana akibat lantai yang gagal diaplikasikan. Jika kamu tidak ingin mengalami kegagalan sama sekali sebaiknya gunakan jasa floor hardener yang sudah profesional dalam bidang ini, jangan lupa siapkan budget yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *